Blog_ANAK_825x355px

Buat Sikecil Makin Kreatif Dengan Permainan Berikut

Author1 Digikidz News

Orang tua mana sih yang gak mendambakan punya anak kreatif? Anak yang kreatif tentu menjadi salah satu modal utama baginya untuk memasuki dunia pendidikan kelak. Kreatif bukan dari bawaan lahir atau datang dengan sendirinya, sebagai orang tua kita wajib mengasah kreativitas anak sedini mungkin. Nah, kabar baiknya ternyata kreativitas bisa diasah lewat permainan lho! Masa kanak – kanak memang biasanya diisi oleh bermain tapi, meski judulnya bermain, tetap saja permainan yang dipilih tidak boleh sembarangan.

Sebagai orang tua, kita harus bijak memilih permainan untuk si kecil. Permainan yang dipilih harus lah yang mampu memberikan efek positif untuk tumbuh kembang si kecil nantinya. Maka dari itu, Toped akan mengulas beberapa permainan sederhana yang bisa meningkatkan kreativitas anak dan bisa kamu terapkan.
Bermain air

Rata – rata orang tua memang agak cemas dan melarang anaknya untuk bermain di dalam air karena khawatir terjadi hal – hal yang tidak diinginkan. Padahal bermain air justru memberi nilai positif bagi si anak lho! Ketika anak bermain air, tubuhnya akan memberi sinyal untuk menyesuaikan kondisi dinginnya air. Ini lah yang membuat si tubuhnya tetap aktif untuk bekerja, sehingga peredaran darah dan syarafnya semakin lancar. Selain itu, bermain air juga bisa untuk meningkatkan kekebalan tubuh si kecil secara alami. Namun, tetap saja ketika si kecil bermain air harus tetap berada di dekat pengawasan dan jangkauan orang tua.

Membuat prakarya

Membuat prakarya termasuk kegiatan bermain sambil belajar, karena selain menyenangkan, si anak juga bisa sambil belajar. Permainan ini mengandung unsur yang mendukung perkembangan kreativitas si kecil seperti mencipta, berkreasi, dan bereksplorasi. Karena saat membuat prakarya, si anak terlibat dalam kegiatan menggunting, mencetak, dan menempel. Koordinasi mata dan tangan pada saat membuat prakarya akan menstimulus otaknya sehingga dapat mengasah motorik halus dan melatih kognitif pada anak.

Bermain puzzle

Meskipun permainan ini bisa dibilang agak sulit bagi si kecil tapi, dengan menyusun potongan – potongan gambar ini dapat merangsang kemampuan berpikir anak. Karena kegiatan ini dapat melatih konsentrasi, motorik halus dan problem solving. Agar si anak lebih tertarik untuk memainkan permainan puzzle, kamu bisa memilih gambar dengan gambar atau tokoh kartun kesukaannya.
Bermain musik

Perlu diketahui kalau musik ternyata menjadi salah satu pemicu kecerdasan otak si kecil. Untuk itu, kamu bisa membelikannya permainan seperti alat musik yang asli ataupun mainan misalnya gitar, keyboard, set drum kecil dan lainnya. Si kecil pasti akan kegirangan ketika memainkan alat musik ini. Selain itu, bermain musik akan mengasah syaraf – syaraf motoriknya.

Bermain cat warna

Permainan yang satu ini juga termasuk kegiatan seni yang akan membantu si kecil mengenali warna – warna yang ada dan menciptakan warna baru. Tapi, untuk bermain cat warna ini kamu harus pastikan bahwa cat warna yang digunakan aman untuk anak – anak seperti bahan cat air atau pewarna makanan, serta selalu dampingi si kecil saat bermain cat warna untuk menghindari bahan – bahan tersebut tertelan.

Bermain balok

Melalui permainan ini anak dilatih untuk merancang suatu bentuk tertentu seperti rumah, mobil, pesawat dan imajinasi mereka lainnya. Kamu bisa memberi contoh kepada si kecil bentuk – bentuk yang bisa dibuat dengan menggunakan balok tersebut. Selanjutnya, biarkan si kecil berkreasi dengan membuat bentuk yang berbeda sesuai dengan pilihannya.

Ternyata masa bermain anak – anak ini tidak hanya sekedar bermain Toppers. Tapi, permainan tersebut juga sekaligus menstimulasi otak si kecil. Untuk itu sebelum kita membelikan si kecil mainan lebih baik dipikirkan terlebih dahulu apakah manfaat mainan tersebut bagi si kecil.

Sumber : https://blog.tokopedia.com